Friday, June 29, 2007

'You go first, 'cuz you are a muslim'


kisah berikut ini bukan rekayasa dan berlatarbelakang di Melbourne maka harap dimaklumi jika ada istilah-istilah, nama tempat dan percakapan-percakapan dalam Bahasa Inggris.

hari itu merupakan hari khas Melbourne di musim dingin; angin dingin menusuk dan mendesir, langit kelabu dengan sinar surya yang bersembunyi, sedikit rintik-rintik hujan menemani. lebih tepatnya lagi, hari itu tanggal di kalender menunjukkan tanggal 29 Juni 2007, Jum'at.

saya sedang menjalani liburan antara semester 1 dan semester 2 dan karena selalu jatuh dalam musim dingin maka liburan ini lebih sering disebut winter break. oleh karena saya sedang dalam winter break, maka setiap Jum'at saya harus pergi ke mesjid jika ingin menunaikan ibadah shalat Jum'at (biasanya saya shalat di sekolah). hari itu, berhubung seisi rumah sedang tidak boleh shalat maka saya pun berangkat sendirian tepat pada pukul 12 dari rumah.

mesjidnya bernama Umar Ibn Al-Khatb mosque atau lebih dikenal sebagai Preston Mosque karena memang terletak di sebuah suburb (semacam kecamatan) bernama Preston. saya tiba tepat waktu dan alhamdulillah saya berhasil mendapatkan unta. n_n

sehabis shalat Jum'at saya pun memutuskan untuk pergi ke sekolah untuk bertemu laboratorian saya untuk menyerahkan rancangan experiment Kimia saya untuk minggu depan. nah, untuk ke sana saya harus naik bus jurusan Gowrie Station 527 dan turun di pertemuan Bell street dan Sydney road untuk kemudian naik tram jurusan North Coburg 19 menuju sekolah. penasaran bagaimana bus yang ada di Melbourne? ini gambarnya.



saat saya sedang menunggu tram, ada seorang bapak-bapak tua berambut grey dan penampilan yang biasa-biasa saja mengajak saya ke dalam sebuah percakapan. demikian kira-kira percakapan yang terjadi di antara kami.

Bapak itu (B) : "Assalamu'alaikum"
Nuril (N) : "Wa'alaikumussalam warahmatullah"
B :"How are you?"
N :"Good, alhamdulillah"
B : "Are you an Arab?"
N : "No, I am not. I am indonesian."
B : "Very nice."
interval
tram pun datang dan kami siap-siap ingin naik ke dalamnya.
sudah menjadi aturan tak tertulis tapi dipatuhi di public transport di Melbourne yaitu kita harus membiarkan mereka yang ingin turun untuk benar-benar turun sebelum kita naik ke dalam tram. mm...penasaran bagaimana tram itu? ini gambarnya.



kembali ke kisah yang sedang saya ceritakan. jadi adalah seorang laki-laki yang hendak turun dari tram tapi secara tidak sengaja menjatuhkan uangnya yaitu satu lembar $50 dan beberapa lembar uang kertas lain yang jika dijumlah kira-kira $100 !
otomatis semua orang yang ada di situ mencoba memanggil-manggil beliau yang kelihatan tergesa-gesa ingin menyeberangi jalan. karena beliau tidak mendengar apa-apa saya pun nekad berteriak,
N : "Excuse me, Siiiiir! You dropped of your money!"

Alhamdulillah beliau mendengarkan, berpaling dan segera datang menghampiri kami yang ada di situ dan berkata, "Thank you so much..."

saya pun lega, Alhamdulillah.
kemudian prosesi ingin naik ke dalam tram pun dilanjutkan. karena di situ ada beberapa wanita lanjut usia maka saya persilakan mereka naik duluan. lalu bapak-bapak yang bercakap-cakap dengan saya juga kelihatan ingin naik. demi dilihatnya saya menunggunya untuk naik duluan, dia pun berkata,
B : "You go first, 'cuz you are a muslim."

wait a minute....what did he say? anyway, saya tidak terlalu ambil pusing , lha wong saya sedang berdoa semoga laboratorian saya masih berada di sekolah jadi saya bisa sekaligus mendiskusikan tentang eksperimen Kimia saya sebelum menyerahkan rancangannya.

setelah tiba di pemberhentian terakhir, saya pun turun dan mempercepat langkah saya. langit menjadi semakin kelabu dan saya tidak punya payung. tanpa saya sangka, sang bapak pun datang menghampiri dan mulailah sebuah percakapan yang tak akan pernah saya lupakan...

B : " I am a Christian."

N : (dalam hati) okay, argumentative mode is ON, logical reasoning mode is ON. siap-siap buat pertanyaan tentang aqidah atau mungkin debat sekalian...

N : "(seraya tersenyum) oh really? i thought you were a muslim because you said the salaam very nicely. so you are not, are you?"

B : " no, i am not muslim. I am Christian...and i want to become a muslim!"

N : (hening, haru,...cuma bisa diam dan melongo! semua mode untuk berdebat tentang aqidah atau dakwah tiba-tiba hilang!)

B : " can i become a muslim?"

N : " of course you can! (dengan suara gemetar dan air mata siap keluar) you will be even better than me cuz you will be like a baby that was just born with all the purity dan cleanliness..."

B : " how do i become a muslim?"

N : (ya Rabb,...apakah aku pantas untuk mengemban tugas seberat ini? bagaimana jika aku salah memberikan jawaban? bantu aku ya Allah...) " from what i have known, you will need to take a shower, wash your hair. you know, being presentable. and then you have to come to an islamic leader of an islamic organisation or mosque to confirm that you want to become a muslim in front of him and other people. you will need to say that there is no god worthy worshipping but Allah and that Muhammad peace be upon him is the messenger of God."

B :" i always read the Quran every day. it changed my mind and i want to become a muslim. i always say Asyhadu an la ilaah illa Llah wa asyhadu anna muhammadurrasulullah. am i a muslim already?"

N : (masih tercengang). of course you are! but you still need to confirm that you are a muslim so that everybody knows that you are a muslim and support you with whatever help you need. the testiment i mentioned was exactly whatever you said means. you are already a muslim."

B : "thank you. please pray for me..."

N : "insya Allah, God willing, Insya Allah i will.."

B : "assalamu'alaikum..."

N : "wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu.."


Rabb, betapa hanya Engkau yang memberi hidayah. betapa Engkau yang mengatur skenario ini...saudara dan saudariku di jalan Allah, marilah kita berdoa agar beliau sempat menjalankan niat beliau untuk menjadi seorang muslim di depan ummat dan menjadi seseorang yang lebih baik di kemudian hari...

Rabb, terima kasih bukan sesuatu yang cukup untuk pengalaman hari ini...


Thursday, June 28, 2007

udah lewat tengah malam

tapi gak bisa tidur.
tapi sakit kepala.
tapi ada sekelumit rindu pada bunda.
tapi ada secercah rindu pada yanda.
tapi ada seribu alasan untuk harus menutup mata...

teringat tadi pagi, saat aku dibangunkan dengan rencana melihat salju minggu ini.
teringat tadi siang, saat dengan senangnya aku menyelesaikan sebuah essai PR liburanku.
teringat tadi sore, saat aku dan kawan serumahku berhasil membersihkan halaman belakangku.
teringat tadi senja, saat tiba-tiba aku mendapatkan sebuah headache yang memukul-mukul!

Rabb, malam ini di layar maya ini di atas tempat tidurku.
Kau saksi atas keributan diam-diamku dengan teman sekamarku tentang mimpi masing-masing kami di tahun-tahun berikutnya.
Kau saksi atas betapa aku tidak main-main tentang impianku saat ku kembali kelak ke negeriku.
Kau saksi pula atas betapa resah dan gundah hati ini ingin tenang seperti dulu.

Rabb, mengapa ya kami (aku dan teman sekamarku) tidak segampang biasanya untuk menutup mata malam ini?
ada yang salah telah kami lakukan hari ini?
kami berbagi kisah sedikit; sesuatu yang jarang kami lakukan.


besok Jum'at.
aku ingin menuju rumah-Mu, ijinkanku.
ijinkan aku pula untuk mendapatkan unta kali ini.
ijinkan aku untuk menitip harap akan dia.

dia? mungkin kau bertanya.
ya dia.
ada yang salah dengan dia?
ada yang salah jika aku menaruh harap atas dia?

dia yang telah menemani hariku tanpa berdiri di sisiku.
dia yang telah menyibak air mataku tanpa memegang tanganku.
dia yang telah senyum padaku tanpa memandang mataku.
dia sahabatku yang tersayang...

harapku atas dia,
adalah untuk tetap menjadi sahabatku walau dipisah semua lautan.
untuk tetap menyalami hati nakalku dalam sendu.
untuk tetap membagi kisah dan kasih tanpa malu.

Sri... I miss you

mmmm...apalagi ya...

hoaaaah...sekarang baru deh ngantuk.
wassalam...

ada apa dengan seribu gundah?

Sunday, June 17, 2007

Cinta yang Kucari

<
liriknya Nuril ubah sedikit demi kepentingan diriku sendiri hehehe..
nway..
moga bisa jadi bahan pemikiran buat kita semuanya
amiiin....>>




Meski kusadari cintaku pada-Mu
Penuh kesalahan, Aku t'lah mendua
T'lah melupakan-Mu, abaikan cinta-Mu
Ku yakin Kau tahu akan segalanya


Tiada salah yg telah kau perbuat
Hanya keraguanku, apakah kau cinta
Yang aku tunggu
Apakah kau rindu dalam mimpiku
maafkan aku ..
Pabila mungkin saat semua berubah
Ku harap rasa sayang itu tetap ada


Dan jangan berakhir cinta-Mu padaku
Sungguh ku tak mau, Kau jauh dariku
Maafkan segala raguku pada-Mu
Kini kusadari cinta yang kucari...



ada yang salah dengan menanam harapan? walau jika hanya secuil dan membusuk di sudut hati tanpa penawar?
tidak saudaraku...
itu bukan cinta,
karena cinta itu datang dari kebersamaan,
datang dari kesatuan terus-menerus,
dan jika kau namakan perasaanmu cinta pada seseorang yang hanya kau temui di sekolah, kuliah, organisasi-organisasi atau perkumpulan2 lain....tidak,
itu bukan cinta saudara-saudariku,
itu hanya rasa ketertarikan belaka, sebagaimana kutub utara dan selatan magnet saja.
jika seandainya kau sudah bersanding secara resmi,
maka ketahuilah,
di situlah cinta itu akan tumbuh....
akan berkembang,
itu pun jika kedua belah pihak tahu untuk saling mengerti,
saling menjajaki...

bagi mereka yang sudah menjalin kasih tanpa ikatan yang dirahmati-Nya,
ya, itu pun bukan cinta.
itu hanya ....susah untuk diungkapkan,
yang jelas...hidup kalian bagaimanapun belum sehidup semati,
hanya 'sesiang dan semalam', hanya 'semata kuliah' , hanya 'sesekolah dan sekursus'
dll...
bukan sepenanggungan, bukan 'sedaftar belanja', bukan 'serumah', dll.

maka,
sebelum berkata sudah menemukan cinta,
tanya dulu,
"apa aku sudah jatuh cinta?"....
karena pada nyatanya,
(ini bagi yang belum ada istri atau suami ya) yang terus-menerus bersama kita saat ini hanya Dia, orang tua, adik kakak, dan yang memang dekat dengan kita dan tahu kita apa adanya (baca: 'serumah').

maka apa mungkin kita sudah mencinta dengan cinta?
pikir lagi saudara-saudariku..

Saturday, June 16, 2007

Mbak Musgul 'n Mbak Muskul




there is a huge difference between being covered and being "wrapped"
check this out!


naaaaaah, anggap aja namanya Mbak MusGul (muslimah gaul, hihihi; Yo, wazup man?! ) nway, tapi berdasarkan tata cara islaminya, ada beberapa isu yang harus diperhatikan lagi, yaitu:

1. dari atas dulu ya, kerudungnya itu lho; ga tahaaaaan. yang namanya himar atawa kerudung itu harus menutupi dadanya sayang...bukan cuma wrapping2 doank gitu! ga valid mbak!

2. naaaaah...bagian tengah; bajunya uda cukup panjang, bagus tuh. TAPI.....mesti ya, make tali pinggang gitu yang waduh, menampilkan ke-biola-an tubuh mbak deh! hehehe...waduh mbak Musgul, ga boleh....biarin aja longgar gitu lebih enak diliat kok!
n_n

3. all right....okay deh, bagian bawah; celana, tu jeans ya? ato apalah namanya, Nuril ga suka tu mbak! make celana si ok2 aja, tapi kalo uda ketat gitu n gak ditutupin ma baju yang udah kita bahas tadi, menunjukkan ke-biola-an tubuh mbak, ya samaaaa aja atuh mbak!


4. yang terakhir, nyentrik banget siiiih jewelleriesnya, kaya toko kelontong berjalan!
hehehe...mbak, dikurangi atuh perhiasannya kecuali yang normal bagi masyarakat (kalo di indonesia ya mbak, cincin banyak gitu ntar dikira dukun santet lagi! hehehehe)

Mbak Musgul : "tapi ya jeng Nuril, salah satu cincin itu mah dari suami saya lho, cincin perkawinan!!!!!!!!! masa sih saya lepas juga!

Nuril : " cieeeeh si mbak, ternyata uda lebih disayangi Allah dari Nuril yang belom ketemu separuh dirinya (ehm2). nway, kembali lagi ke masalah cincin. ??? cincin kawin? emang Rasulullah pernah make cincin kawin? walaaaah, kalo emang da cincin kawinnya, istrinya sih ok2 aja, tapi Rasulnya??? harus pake 9 cincin donk beliau! tapi pada kenyataannya satu2nya cincin yg pernah beliau pake kan cuma yg buat nge-cap surat buat administrasi negara doank mbak!"



huffff....udah deh bahas Mbak Musgul,moga2 berubah amiiin...
nah, tantangan sih, Nuril sendiri juga sedang berusaha kuat buat ngikut tata cara yang ada,
moga Nuril n semua muslimah yang berniat sama ditolong Allah amiiiin



ok deh, sekarang ayo kenalan ma Mbak Muskul a.k.a. Muslimah Cool (baca: cool = kul '-' )
yang nutup juga...
mmm mari kita liat!


okah deh, mari membedah yang satu ini.
1. alhamdulillah himarnya alias kerudungnya memenuhi syarat.

2. bajunya juga lumayan nutup (boleh Nuril pinjam ga mbak???hehehehehe)

3. mmm...celana sih, tapi lumayan longgar,
alhamdulillah.

aduuuh Nuril harus pergi nih,
ntar deh Nuril sambung lagi
but the point is, ada tata cara tersendiri yang harus diperhatikan untuk menutup diri, memenuhi perintah Ilahi, n butuh niat n ikhtiar yang benar juga!






ya kalau dipikir2 sih,
berikut ini ni gimana kita harusnya muslimah berpakaian menurut Quran.






Wallahu a'lam....

Nuril, June 16 2007, 2.53 pm

Thursday, June 14, 2007

aaaaaaaaaaaaaargh ngantuk!

uda bulan juni,
in no time, within a split of an eye blink,
juni akan segera ilang,
trus juli,
trus agustus,
trus september,
trus oktober,
trus november,
trus....
DESEMBER....


man, tanpa sempat nengok ke belakang lagi,
aku akan segera pulang n ninggalin melbourne, tempat dimana aku sadar kalo aku tu seorang MUSLIM.
tempat dimana aku tau kalo muslim itu punya karakteristik yang uniform,
yg similar from one another.


huaaaaaaah ngantuk ni,
padahal masi jam 6 sore,
damn it, PR banyak tapi kok ga tergerak buat ngerjain satuuu aja.
pengennya duduk aja,
dengar lagu Suhaimi yang terbaru (abis bikin tambah pengen bobo sih hihihihi), nongkrong di depan laptop,
eh ...mau makan ah

Wednesday, June 13, 2007

Kata itu yang Kuhindari

dentingan-dentingan yang jauh dan dalam itu nada,
bukan tulisan.
ada syahdu tersembunyi meliuk-liuk dalam bayangan mimpi,
menyapa lembut ke sudut sukma.

jangan pernah ucapkan kata itu padaku,
aku kenyang dengan ketajaman pepatahnya.
aku patah dengan kebuntuan selaputnya yang mengikat kuat.
aku takut untuk kembali melayang di ujung pelanginya lagi.

maka kutangisi,
kusenyumi,
kulambaikan tanganku,
kulepas sembilu.

hanya jangan sebut saja kata itu,
aku akan menyambut tanganmu dalam kesenduan-Nya.
agar rebah kerinduan akan damai,
bukan atas kata itu yang kuhindari untuk kudengarkan.

hanya ada sedikit huruf, tapi kata-kataku berkesinambungan ke sana ke mari.
masih bukan tentang kata itu.
karena aku memutar kata-kataku untuk berlari jauh saja.
untuk melayang dalam ketinggian yang sunyi.

aku bersedia menjadi sayapmu sayang,
tapi jangan harap aku menerimamu dengan kata itu.
karena aku yakin,
kata itu tidak akan pernah muncul dalam diriku sekarang,
karena ia muncul dari kesatuan kita, dari Dia, yang telah menciptakan kata itu.

bukan sahabat,
sayangku itu belum muncul,
tak pun kuberniat untuk menemukannya sekarang.
aku masih ingin menatap tanda-Nya tanpa kedipan resah atas nama kata itu.

meluruhlah asa,
aku kini siap untuk menari lincah,
dalam keriangan yang diizinkan oleh-Nya.
agar nanti, kusambut tangan sayangku dalam kesenduan-Nya.


Nuril, June 13 2007, 11.36 pm


Kias Cinta

Kias Cinta
Album : Kias Cinta
Munsyid : Suhaimi
http://liriknasyid.com


seandainya dunia tiada warna
tetap kan ku kagumi
indah maya alam ciptaanNya
kudratNya ku agungi

namun jalin warna zahirlah sang pelangi
menyisih mendung menambat seri
terbias semua cahaya
nyata ilham di alam mimpi
betapa ku syukuri nikmatNya
ku pasti

begitu kias cinta
hadir menghuni jiwa
menyatu sejuta rasa
kurnia penuh bermakna

tika dalam gelita
atau sepi kembara
dihadirkan rasa cinta
sisih segala duka
anugerah dariNya

hanyalah cintaNya yang amat ku harapkan
tiada lain yang jadi rayuan
namun Dia Maha Mengerti
tak mampu insan bersendiri
menempuh dugaan yang menguji
naluri

begitu kias cinta
hadir menghuni jiwa
menyatu sejuta rasa
kurnia penuh bermakna

tak akan ku persia
limpah rahmat yang Esa
bagaikan jalinan warna
yang menyulam cahaya
biasan kasihNya

moga tak diuji asyik cinta duniawi
mengharap teduh redha Ilahi
kerna segala kurnia
hadirnya hanyalah pinjaman
sungguh ku syukuri kesempatan
bahagia



huaaaa....tika kudengar lagu ini, aku merenung kembali,
ketujuhbelasanku benar-benar hampa dibanding kedewasaan mereka yang sudah paham arti cinta dalam arti yang lebih jauh...

Saturday, June 9, 2007

Adi, gw sayang ma lo..

Adi, aku cinta padamu.
Adi, kau tak tau seberapa khawatirku berpisah denganmu saat kita sudah terpisah begini.
Adi, betapa rindu ini mencekik dan betapa ingin ku dipeluk lagi.

Adi, apakah kau masih mendoakanku seperti selalu?
Adi, apakah kau masih menghitung tasbih seraya memohonNya untuk melindungiku?
Adi, sungguh...aku melakukan hal yang sama denganmu!

Adi, kadang-kadang aku lelah.
kupandangi gambarmu,
senyummu..
kubaca pesan-pesanmu berkali-kali,
agar meresap dalam...

Adi, ada apa di dadamu hingga kau begitu tegar?
Adi, kadang-kadang air mata kita berbicara lebih banyak dari pada kata-kata.
dari situ, ku tau cinta kita semakin kuat!


Adi, aku mencintaimu dan sangat merindukanmu...
Adi, ..


"woi, Rin! gimana si lo, katanya pacaran haram, zina, bla bla.... apaan si lo?!! munafiq tau gak!?"

"Yeeeee...sapa juga yang pacaran?!!!"

"nah noh, Adi, Adi apa? Adiputra?"

"yeee....emoh ah ama Adiputra, mending ma Adi gw = Ayah Dan Ibu....ADI..."


Nuril, June 09 2007, 09.41 pm

Friday, June 8, 2007

Tentang Lelaki Itu


dia bukan Adam,
sehingga tidak hanya Hawa yang bisa menjadi pasangannya.

dia tidak semegah Sulaiman,
sehingga tidak tercengang Balqis akannya.

dia dia tidak seindah Yusuf,
sehingga Zulaikha tidak merasa resah di dada.

bukan, dia bukan kekasihku.
bukan, dia bukan pendamping hidupku,
....

dia hanya seorang lelaki biasa,
yang sedang meniti jalan.

bukan, aku bukan saudarinya.
bukan, aku bahkan sama sekali tidak mengenalnya.

hanya aku tertarik akan caranya berjalan.
yang kadang-kadang terseok, kadang-kadang tegap lurus dan cepat.
seperti manusia biasanya.

dia pasti sedang bertanya.
sedang menghitung uang yang tersisa di kantung kehidupan.
sedang mencoba menari di puing-puing kasih.

benar-benar sama seperti manusia biasanya,
hanya menengadah ke langit,
tak bergeming.

saat ia kelihatan tak bertenaga,
ia akan mulai mengais ujung lorong,
untuk secuis serpihan kemanisan.
tapi ia tidak mencoba berlari agar bisa merasakan kemanisan itu dari udara bebas,
padahal kakinya tidak pincang, hanya terseok kadang-kadang.

kadang-kadang pula,
ia menangis, ia tersedu.
ia terluka, ingin kusembuhkan tapi aku tidak mampu.
ingin kumembasuh air matanya tapi aku tak bisa.

lucunya,
ia akhirnya berhenti.
ia sedang memandang lantai bisu.
ia pun membisu dalam-dalam.

akhirnya berhentinya terjelaskan,
ia melepaskan sepatu kotornya.
ia terbang ke api panas,
ingin hilang...

akhirnya ia hilang,
dan aku tidak bisa apa-apa.
aku coba meniup api itu kencang-kencang
tapi Dia tidak mengijinkanku untuk menghentikan api itu seperti dengan Ibrahim,
maka kubisu memandang kebakaran hidup itu...

bukan, aku bukan manusia.
aku hanya angin yang lewat selintas.
hanya patuh pada-Nya, dan tidak pernah bisa memiliki pilihan.
aku kasihan pada lelaki itu,
ia punya pilihan, punya jalan yang berlorong-lorong,
tetapi ia memilih untuk berhenti di pemberhentian yang palsu.
kata Tuhanku,
ia takkan pernah mendapat kelembutan tangan-Nya kelak.

maka kutundukkan hati,
terima kasih atas-Nya,
karena pada akhirnya aku akan tiada dan bukan seperti lelaki itu,
bukan seperti lelaki itu yang pada akhirnya,
harus berakhir di keindahan abadi atau kebinasaan selamanya.
kata Tuhanku, itulah akhir yang sebenarnya!

Wednesday, June 6, 2007

dari mata turun ke hati...

trus kalo dari keyboard n laptop or pc screen,
jatuhnya ke mana? printer?
unfortunately, gak!

dunia virtual yang disebut internet ini ternyata bisa mengakibatkan 'kejatuhan' juga;
jatuh apa sih, kamu mungkin bertanya2.
jatuh cinta; apa lagi? xp

cinta; emang bener cinta itu ada?
atau hanya berupa rasa ketertarikan antara opposite genders aja?
anyway,
kembali lagi ke masalah 'kejatuhan' tadi.

awalnya di-add melalui friendster (biasanya ank indonesia, malay n singapore), MySpace (biasanya di ausie, USA), Hi5 (mostly US) ato malah matrimonial websites (de-jreng, halah)
trus ke saling tukar menukar ID buat IM di MSN, ato yahoo messenger,
trus ke a couple of chit-chattings,
tukar info,
bisa jadi ke curhat.
dan semua ini tanpa benar2 mengenal siapa orangnya dengan jelas.
trus, ketemuan (kalo bisa)
trus, tukar nomer HP.
trus janjian lagi di cafe anu, di tempat si itu, aaargh..apa aja deh.
trus,
"lo mau ga jadian ma gw?"
....
...
..
.

what the heck is that?!
humph...sedihnya kita masih terjebak kisah itu (diriku juga pernah mengalaminya)
tapi intinya,
dunia virtual itu, ga boleh dianggap sepele.
buat yang emang tau kalo jaga hati dari hal2 semacam ini itu wajib (such as MUSLIMS)
ini bukan masalah,
karena masih ada konsep refleksi diri,
konsep taubat,
supaya ga ngulang lagi kesalahan yang sama.
ga tau deh ma yg bkn muslim.

buat yg nganggap hal ini sebagai sesuatu yg fun2 aja,
well...gud luck wif u n ur virtual dates
"as if wer being serious, take it easy man...", kamu mungkin ngomong gitu

"well, apa ga da hal laen yg lbh bermanfaat? pake net buat kampanye damai kek, kampanye tentang kebahagian abadi kek, tentang gimana jadi manusia yang ga rugi kek, apa kek, kakek (de-jreng)."

"owh please man, so what? ga boleh apa banyak temen dr net? gaul lagi, nyari temen kan bagus, daripada ikut2 politik banyak lawan aja, enjoy man...masi muda juga"

"masi muda? kalo lo mati bentar lagi di mana masa muda lo? lo abisin aja tu masa muda di dalam liang lahat, owh iya jangan lupa bawa digital camera lo n laptop lp sekalian. kalo ntar ada poto2 terbaru tentang alam di bawah sana lo upload ya potonya biar kita yang di atas sini bisa sharing..."

"idih ni orang, serius amat. emang lo sendiri alim banget apa? gak tau! gak usah sok suci!!! anjing lo.."

"emang gw pernah bilang gw suci? gak! gw cuma ngingetin, ya gw jg nyoba jadi lebih baek dari kemaren! lagian, sejak kapan ada orang yang benar2 suci jaman sekarang ini? yang ada itu hanya yang mau menerima kesalahan, minta maaf, mencoba lagi alias menyucikan diri terus menerus walopun selalu jatuh ke kotoran lagi. suci total? nabi kalle! ya terserah lo deh. pokokna gw uda ngomong isi hati gw."


NuriL, June 06 2007, 10.21 pm

tulisan pertama; in the name of HIM

bismillahirrahmanirrahiim,
in the name of Allah The Most Merciful and The Most Gracious...
dont worry about my name because i myself dont even bother to do so!
besides, i am more concerned with the fact that i am a muslim.
yes, i believe in GOd; simple, i believe that i have a creator.
does it seem strange for you?
well, that is the whole point of being a muslim; being a stranger!

anyway, come back to the point as to why i believe that i have a creator.
just like you believe that the intriguing painting "Monalisa" was painted by Leonardo Da Vinci who (apparently) was so intuitive and exceptionally talented, i believe that the self of mine that is more unique and differentiated from others was created by someONE who was much greater; Allah.

seems to be conservative, doesnt it?
i mean, a large number of people thought that religion came about because of the lack of technology in the past where ancient people were so frightened of natural disasters that were considered as The Deities' angers or drought that was descended from the hellfire when the Gods were playing around with some sparkles of the fire.
the list will go on; superstitions are seen to be the initial causes of the emergences of religions such as Judaism, Christianity or even Islam.
but what sort of justifying fact comes with it?
if having a religion is viewed as something ancient, then i can say that most of our celebrities are even more primitive than those who have religion.
do you know why?
because they dont put on clothes any more; just like those primitive humans with limited types of materials!

anyway,
the point is i dont even believe that human wasnt born with religion in the first place.
because Adam (as I believe) was the first human created by Allah (God) and he started the history of humankind by surrendering himself to the power of He who is The Greatest.
so, inverse to what has been believed (that human started off with no religion and discovered it later in life), we muslims actually believe that humans started off with religion and went astray as they went along!

i have heaps more to talk about,
but its only my first writing, i didnt intend to do more than this.
but,
God's willing,
I will come again with a number of thoughts to share with you,
especially "go_blogers " (only indonesians know what it means)
salaaam..