Sunday, June 17, 2007

Cinta yang Kucari

<
liriknya Nuril ubah sedikit demi kepentingan diriku sendiri hehehe..
nway..
moga bisa jadi bahan pemikiran buat kita semuanya
amiiin....>>




Meski kusadari cintaku pada-Mu
Penuh kesalahan, Aku t'lah mendua
T'lah melupakan-Mu, abaikan cinta-Mu
Ku yakin Kau tahu akan segalanya


Tiada salah yg telah kau perbuat
Hanya keraguanku, apakah kau cinta
Yang aku tunggu
Apakah kau rindu dalam mimpiku
maafkan aku ..
Pabila mungkin saat semua berubah
Ku harap rasa sayang itu tetap ada


Dan jangan berakhir cinta-Mu padaku
Sungguh ku tak mau, Kau jauh dariku
Maafkan segala raguku pada-Mu
Kini kusadari cinta yang kucari...



ada yang salah dengan menanam harapan? walau jika hanya secuil dan membusuk di sudut hati tanpa penawar?
tidak saudaraku...
itu bukan cinta,
karena cinta itu datang dari kebersamaan,
datang dari kesatuan terus-menerus,
dan jika kau namakan perasaanmu cinta pada seseorang yang hanya kau temui di sekolah, kuliah, organisasi-organisasi atau perkumpulan2 lain....tidak,
itu bukan cinta saudara-saudariku,
itu hanya rasa ketertarikan belaka, sebagaimana kutub utara dan selatan magnet saja.
jika seandainya kau sudah bersanding secara resmi,
maka ketahuilah,
di situlah cinta itu akan tumbuh....
akan berkembang,
itu pun jika kedua belah pihak tahu untuk saling mengerti,
saling menjajaki...

bagi mereka yang sudah menjalin kasih tanpa ikatan yang dirahmati-Nya,
ya, itu pun bukan cinta.
itu hanya ....susah untuk diungkapkan,
yang jelas...hidup kalian bagaimanapun belum sehidup semati,
hanya 'sesiang dan semalam', hanya 'semata kuliah' , hanya 'sesekolah dan sekursus'
dll...
bukan sepenanggungan, bukan 'sedaftar belanja', bukan 'serumah', dll.

maka,
sebelum berkata sudah menemukan cinta,
tanya dulu,
"apa aku sudah jatuh cinta?"....
karena pada nyatanya,
(ini bagi yang belum ada istri atau suami ya) yang terus-menerus bersama kita saat ini hanya Dia, orang tua, adik kakak, dan yang memang dekat dengan kita dan tahu kita apa adanya (baca: 'serumah').

maka apa mungkin kita sudah mencinta dengan cinta?
pikir lagi saudara-saudariku..

No comments:

Post a Comment