Friday, June 29, 2007

'You go first, 'cuz you are a muslim'


kisah berikut ini bukan rekayasa dan berlatarbelakang di Melbourne maka harap dimaklumi jika ada istilah-istilah, nama tempat dan percakapan-percakapan dalam Bahasa Inggris.

hari itu merupakan hari khas Melbourne di musim dingin; angin dingin menusuk dan mendesir, langit kelabu dengan sinar surya yang bersembunyi, sedikit rintik-rintik hujan menemani. lebih tepatnya lagi, hari itu tanggal di kalender menunjukkan tanggal 29 Juni 2007, Jum'at.

saya sedang menjalani liburan antara semester 1 dan semester 2 dan karena selalu jatuh dalam musim dingin maka liburan ini lebih sering disebut winter break. oleh karena saya sedang dalam winter break, maka setiap Jum'at saya harus pergi ke mesjid jika ingin menunaikan ibadah shalat Jum'at (biasanya saya shalat di sekolah). hari itu, berhubung seisi rumah sedang tidak boleh shalat maka saya pun berangkat sendirian tepat pada pukul 12 dari rumah.

mesjidnya bernama Umar Ibn Al-Khatb mosque atau lebih dikenal sebagai Preston Mosque karena memang terletak di sebuah suburb (semacam kecamatan) bernama Preston. saya tiba tepat waktu dan alhamdulillah saya berhasil mendapatkan unta. n_n

sehabis shalat Jum'at saya pun memutuskan untuk pergi ke sekolah untuk bertemu laboratorian saya untuk menyerahkan rancangan experiment Kimia saya untuk minggu depan. nah, untuk ke sana saya harus naik bus jurusan Gowrie Station 527 dan turun di pertemuan Bell street dan Sydney road untuk kemudian naik tram jurusan North Coburg 19 menuju sekolah. penasaran bagaimana bus yang ada di Melbourne? ini gambarnya.



saat saya sedang menunggu tram, ada seorang bapak-bapak tua berambut grey dan penampilan yang biasa-biasa saja mengajak saya ke dalam sebuah percakapan. demikian kira-kira percakapan yang terjadi di antara kami.

Bapak itu (B) : "Assalamu'alaikum"
Nuril (N) : "Wa'alaikumussalam warahmatullah"
B :"How are you?"
N :"Good, alhamdulillah"
B : "Are you an Arab?"
N : "No, I am not. I am indonesian."
B : "Very nice."
interval
tram pun datang dan kami siap-siap ingin naik ke dalamnya.
sudah menjadi aturan tak tertulis tapi dipatuhi di public transport di Melbourne yaitu kita harus membiarkan mereka yang ingin turun untuk benar-benar turun sebelum kita naik ke dalam tram. mm...penasaran bagaimana tram itu? ini gambarnya.



kembali ke kisah yang sedang saya ceritakan. jadi adalah seorang laki-laki yang hendak turun dari tram tapi secara tidak sengaja menjatuhkan uangnya yaitu satu lembar $50 dan beberapa lembar uang kertas lain yang jika dijumlah kira-kira $100 !
otomatis semua orang yang ada di situ mencoba memanggil-manggil beliau yang kelihatan tergesa-gesa ingin menyeberangi jalan. karena beliau tidak mendengar apa-apa saya pun nekad berteriak,
N : "Excuse me, Siiiiir! You dropped of your money!"

Alhamdulillah beliau mendengarkan, berpaling dan segera datang menghampiri kami yang ada di situ dan berkata, "Thank you so much..."

saya pun lega, Alhamdulillah.
kemudian prosesi ingin naik ke dalam tram pun dilanjutkan. karena di situ ada beberapa wanita lanjut usia maka saya persilakan mereka naik duluan. lalu bapak-bapak yang bercakap-cakap dengan saya juga kelihatan ingin naik. demi dilihatnya saya menunggunya untuk naik duluan, dia pun berkata,
B : "You go first, 'cuz you are a muslim."

wait a minute....what did he say? anyway, saya tidak terlalu ambil pusing , lha wong saya sedang berdoa semoga laboratorian saya masih berada di sekolah jadi saya bisa sekaligus mendiskusikan tentang eksperimen Kimia saya sebelum menyerahkan rancangannya.

setelah tiba di pemberhentian terakhir, saya pun turun dan mempercepat langkah saya. langit menjadi semakin kelabu dan saya tidak punya payung. tanpa saya sangka, sang bapak pun datang menghampiri dan mulailah sebuah percakapan yang tak akan pernah saya lupakan...

B : " I am a Christian."

N : (dalam hati) okay, argumentative mode is ON, logical reasoning mode is ON. siap-siap buat pertanyaan tentang aqidah atau mungkin debat sekalian...

N : "(seraya tersenyum) oh really? i thought you were a muslim because you said the salaam very nicely. so you are not, are you?"

B : " no, i am not muslim. I am Christian...and i want to become a muslim!"

N : (hening, haru,...cuma bisa diam dan melongo! semua mode untuk berdebat tentang aqidah atau dakwah tiba-tiba hilang!)

B : " can i become a muslim?"

N : " of course you can! (dengan suara gemetar dan air mata siap keluar) you will be even better than me cuz you will be like a baby that was just born with all the purity dan cleanliness..."

B : " how do i become a muslim?"

N : (ya Rabb,...apakah aku pantas untuk mengemban tugas seberat ini? bagaimana jika aku salah memberikan jawaban? bantu aku ya Allah...) " from what i have known, you will need to take a shower, wash your hair. you know, being presentable. and then you have to come to an islamic leader of an islamic organisation or mosque to confirm that you want to become a muslim in front of him and other people. you will need to say that there is no god worthy worshipping but Allah and that Muhammad peace be upon him is the messenger of God."

B :" i always read the Quran every day. it changed my mind and i want to become a muslim. i always say Asyhadu an la ilaah illa Llah wa asyhadu anna muhammadurrasulullah. am i a muslim already?"

N : (masih tercengang). of course you are! but you still need to confirm that you are a muslim so that everybody knows that you are a muslim and support you with whatever help you need. the testiment i mentioned was exactly whatever you said means. you are already a muslim."

B : "thank you. please pray for me..."

N : "insya Allah, God willing, Insya Allah i will.."

B : "assalamu'alaikum..."

N : "wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu.."


Rabb, betapa hanya Engkau yang memberi hidayah. betapa Engkau yang mengatur skenario ini...saudara dan saudariku di jalan Allah, marilah kita berdoa agar beliau sempat menjalankan niat beliau untuk menjadi seorang muslim di depan ummat dan menjadi seseorang yang lebih baik di kemudian hari...

Rabb, terima kasih bukan sesuatu yang cukup untuk pengalaman hari ini...


No comments:

Post a Comment