Wednesday, July 18, 2007

aku sedang menangis...

entah apa yang mengganggu di dalam sini,
tapi satu hal yang pasti,
aku sedang menangis...

sekilas kubisa melihat wajah ayahku sedang menyemangatiku,
senyum ibuku yang menenangkan gundahku,
gurauan-gurauan adik-adikku yang membuatku lupa masalah-masalah lain...
tetapi saat ini mereka sedang tidak bersamaku...

aku sedang menangis,
hingga aku takut keyboard ini akan ikut basah.
entah bisikan macam apa yang meresahkan dada ini.

lelah, kadang-kadang aku ingin meletakkan semua buku-buku pelajaranku,
lalu kubuang semua catatan-catatan Biologiku,
kubakar semua laporan-laporan Kimiaku,
kukesampingkan bahan bacaan Psikologiku,
Tuhan,....aku sedang dilanda rindu...

jika aku di sana sekarang,
aku mungkin sedang tertawa dalam kehangatan.
biar satu-satu sedih melanda, tinggalnya tak pernah lama.
tapi dalam pencarian jawaban ini, entah mengapa sedih bisa berlama-lama tak tentu arah.

ah, manusia.
selalu ingin saat tidak memilikinya.

teringat saat-saat ceria setiap pagi dulu,
saat-saat aku harus pergi ke sekolah yang tidak lengkap laboratoriumnya,
jika dibandingkan dengan sekarang,
laboratorium sekolahku yang sekarang benar-benar '' wah''

tapi aku lebih banyak tertawa di sana,
tangisku pun tidak berlama-lama, ada banyak senyum yang menenangkan.
ada saja melankoli berbeda, persoalan berbeda...
bukan kemonotonan nada-nada ingin menjawab soal belaka.

ah manusia,
benar-benar tak pernah berterima kasih.

betapa dulu aku bodoh,
tidak bisa melepaskan diri dari kekolotan pikiran tentang keremajaan.
di sini, ada satu-satu jati diri terkuak.
bukan hanya cinta murahan yang menjadi pikiranku,
tapi juga peti-peti berisi masa depan di lima tahun mendatang...

Tuhan, maafkan tangisku malam ini.
kuserahkan semua rasa ini pada-Mu.
biar Kau yang tahu persis rindu, sedih, sendu, bingung dan semua ini.
biar Kau pula yang mengerti gembira, riang, senyum, lembut dan semua ini.

"warna-warna cinta yang terlukis di hatimu, semat pada senyum dan tangismu...
agar mewarnai jiwamu yang tulus seperti sang pelangi selepas gerimis..."...::::Brothers,warna-warna cinta

"gerimis menitis gugur membasahi bumi bagai menangisi sebuah cerita hati..."..:::Hafiz,cerita hati

"jangan nangis lagi, kalau Q nangis gini...aku juga bisa ikut sedih.."...seseorang di masa lampau.

betapa semua memori dan nasyid-nasyid yang kudengarkan bercampur-baur; tak jelas lagi mana mimpi mana realiti.

sebenarnya, apa yang sedang kubicarakan?

No comments:

Post a Comment