Tuesday, July 3, 2007

Nyanyian Seorang Penyanyi yang Dilarang Bernyanyi

Bolehkah aku sebenarnya menyanyi?

Apa tidak murka Dia?

Satu duka,

Ku melantun.

Satu tawa,

Ku bersenandung.

Satu tanya,

Ku melagu.

Hampir tak ada hariku yang tak bernada.

Nyanyianku kadang-kadang mengesalkan burung-burung.

Jika aku dianjurkan berhenti dan diam.

Maka bekulah aku sedikit pasti.

Jadi, sekali lagi aku bertanya,

Bolehkah aku menyanyi?

Tapi sesak dadaku jika ku bungkam,

Tapi tumpah air mataku jika ku mendam,

Tapi pusing aku jika tiada jawab yang mendalam,

Hanya diam dan melempam.

Sementara,

Aku menyanyi di kamar sayang saja.

Biar saja kenari itu cemberut,

Aku tak mau meduli!

No comments:

Post a Comment