Sunday, November 4, 2007

Tuhan, ada cerita!

Tuhan... baru dua ujian yang kulalui,
ada sederet yang akan kutemui,
kemalasan bukan alasan yang harus dicari-cari,
karena ia yang Kau kutuk selalu membisiki.

Tuhan, kepalaku Kau uji pula,
sebagiannya bertalu-talu tak kentara,
bagai gong dipukul bergema,
tak hendak paham beban di jiwa.

Tuhan, sejak kapan aku lupa tuk meyakini-Mu?
secara sudah lebih dari sering kutimba ilmu
tapi bagai orang asing tak pernah bertemu
kucicip sesisip kasih-Mu bagai jemu

Tuhan, kuhadiri sekolah, tak kukunjungi belaka
tak hanya teori, tapi pembuktian juga kucoba
mereka berkata, aku akan berjaya
entah itu ramalan, entah itu doa.

Tuhan, hari ini sudah berlembar-lembar latihanku
tumpul sudah pensil di tanganku
sementara kepalaku masih kuanggap buntu,
apa yang salah denganku?

Tuhan, kutulis puisi ini
karena aku tak punya sesiapa untuk berbagi
resah, ketakutan dan rindu ini tak mungkin kusebari
demi semua jiwa juga mengalami

Tuhan, satu lagi ada pinta
biar kisah ini hanya milik kita
jangan ceritakan pada ia yang bernama Nisa
kasihan, katanya ada asa lain yang menggoda




Melbourne, 4 nov 07

No comments:

Post a Comment