Wednesday, May 30, 2012

Aku, Si Penjala Bahagia




Dalam rengkuhan gelombang yang enggan menari lepas
Aku bercermin
Cerita dalam satu dua purnama

Bahwa
Aku si penjala bahagia
Kini kembali duduk di tepi karang
Memimpikan bulan berkepanjangan

Dalam redupnya surya yang merajuk
Dan jalan-jalan sepi yang duri
Tangan membeku
Pena membatu
Meragu

Tapak-tapak gerilya
Menyembuhi cedera-cedera nir-daya
Berkaca
Debu terlalu tebal untuk sebuah bayangan mata

Musik
Gentayangan dalam telinga
Mencuri perasaan
Pelan diam merayap
Hanyut

Ah, aku ini penjala bahagia
Yang cerita
Yang melompat di atas pelangi
Resah
Meminjam konflik dari dalam novel
Menerawang
Menggembala duka ke dunia nyata




Darussalam, 15 Feb 2012, 15.47 WIB

No comments:

Post a Comment