Wednesday, October 31, 2012

Dulu & Sekarang

Jadi teringat masa-masa di mana
Aku berjalan sendirian
Dengan mata yang kututupi kaca
Berwarna cokelat berbingkai putih
Dengan earphone menyumbat sempurna
Dengan lagu-lagu tentang langit, awan, kampung halaman
Lalu di balik kaca
Berwarna cokelat berbingkai putih
Air terkumpul tiada yang tahu
Namun dalam mengerjakan soal jadi lebih menggebu
Guru pun takjub

Lain episode lain lagi
Di sekitar jalan bertapak
Ada serpihan besar-besar botol
Entah bir entah apa
Tapi bau alkohol kentara
Lalu ada jarum suntik dalam trolley
Atau sekotak kondom bergambar buah-buahan di kapling dekat sekolah
Atau pakaian dalam yang tersangkut di ranting semak dekat rumah
Dalam pikirku
Ini semua binatang
Tak punya tujuan
Maka aku terus saja melangkah menuju masjid hendak sembahyang di hari Jumat

Dan kini azan kumandang lima kali sehari
Mengaji di tengah rumputan masjid pun bisa
Tak ada item-item yang gelimpang gaya hidup binatang
Tapi ada yang mengganjal
Di sini
Berbeda
Iman tetap diuji tapi berbeda
Kerasnya hidup ada tapi berbeda
Karena
Mereka yang berdua-dua berkerudung juga
Mereka yang menentang kita bersembahyang juga
Ah
Dunia

Nilai kuliah
Sungguh dikejar bukan utama
Meski masih bisa bertahan
Tapi 
Oh
Sungguh berbeda
Lalu aku sadar
Kita selalu semakin tua
Dengan ujian yang semakin banyak pula

Suatu hari di 2010.

No comments:

Post a Comment