Wednesday, October 31, 2012

Satire

Beringas dalam keping petang
Pekat dekat purnama
Lalu bekap sebatang badan jelang terbit cahaya

Lantas Jumat
Dan doa komat-kamit
Di sela jamaah paling tepi
Entah yang dipinta

Lalu di tikungan lorong
Atau bawah jembatan
Belalak mata
Darah
Tegang

Seolah jeda
Pucuk-pucuk senjata
Tertawa
Di kedai kopi tebar jala

Namun dunia
Seringai anak-anaknya
Yang bermain dengan nyawa
Atau bercanda dengan nama
Yang hilang
Dalam gelombang raya

10 Agustus 2010, jelang 22.00

2 comments:

  1. eeer... it just too high too understand.. or it just witten not to understood?

    ReplyDelete
  2. hehe, it is not that high, actually. to be honest, kakak pun udah lupa ini tentang apa. udah lama, 2 tahun lalu.. tapi kayaknya tentang suasana Aceh dengan konflik dan tsunami tapi orang2 banyak yg masih belum belajar untuk memetik ibrahnya..

    btw yg bener itu:

    is it just too high to understand or was it written not to be understood?

    *mental tentor Bahasa Inggris kakak keluar lagi hehe :p

    ReplyDelete