Thursday, July 10, 2014

Pesan Sponsor Lebaran dari Paramedik


Pesan sponsor dari paramedik dan calon-calon paramedik di seluruh pusat kesehatan di manapun anda merayakan Idul Fitri 1435 H;

1. Petasan dan kawan-kawannya hanya akan menimbulkan kemungkinan luka bakar, baik ringan, sedang, maupun berat. Anda mau, besok pagi, bukannya shalat id, melainkan nongkrong di IGD? Para dokter bedah sih akan lebih dari senang membantu operasi rekonstruksi kalau lukanya cukup parah.

2. Jilbab boleh oke. Rambut boleh kece. Tapi kalau tidak pakai helm lantas ikut konvoi takbiran, lalu ada terjadi kecelakaan. Kami tunggu di IGD, untuk kemudian kita lihat sama-sama di CT-Scan (kalau alatnya tidak rusak sebab dipakai berlebihan tanpa istirahat, tergantung angka kecelakaan), seberapa parah patah tulang tengkorak/ perdarahan dalam otak anda. Paling nanti nginap di ruang rawat saraf. Bicara meracau kalau cukup parah, atau hilang kesadaran sekian lama kalau lebih parah. Atau tidak sempat melalui itu semua karena sudah dipanggil Allah.

3. Memang Ramadhan sudah tiada. Puasa pun haram hukumnya di hari raya. Tapi jangan sampai pesta kolesterol. Atau kenduri tinggi gula dan lemak. Begini juga ditunggu di IGD. Untuk dirawat inap di bangsal IPD. Yakinlah, tak enak diambil darah melulu untuk dicek kadar gula dan lain-lain setiap hari.

4. Ayolah. Ketika Ramadhan begitu bisa kita kontrol emosi dan hawa nafsu. Masa baru sehari berpisah, kita kembali menjadi pribadi berlebih-lebihan dalam banyak hal. Ayo buktikan, kita keluar dari Ramadhan ini dalam keadaan jauh lebih dewasa, lebih bijaksana, lebih bertaqwa. Kesehatan akan datang beriringan dengan sikap-sikap yang demikian. Wallahu a'lam. 



Pesan di atas pernah jadi status di Facebook di 1 Syawwal 1434 H, IGD dan Ruang Rawat Geulima 1 (Neurologi), RSUDZA, Banda Aceh. Kini, Ramadhan menjelang Syawwal 1435 H sudah..

No comments:

Post a Comment