Thursday, July 10, 2014

"You Should Marry Him!"


Satu pelajaran mahal dari mewawancara pasien psikiatri :

Sabar itu tidak ada batasnya. Dan dalam mendengarkan dengan seksama itu ada suatu kedamaian yang bisa tiba-tiba menyeruak; bersyukur atas hidup yang mungkin kita anggap "terlalu biasa" selama ini. Sungguh, ada banyak yang mau menukar hidupnya dengan hidup yang kita anggap "terlalu biasa" ini.

Cuma kalau tetiba para pasien psikiatri ini merasa butuh memberi nasihat untuk hal-hal terkait kehidupan pribadi si dokter muda, harus banyak lapang dada meskipun masukan itu tidak ada sangkut-pautnya dengan kehidupan si dokter muda yang sebenarnya. Misalnya jika di tengah wawancara, tanpa pendahuluan apapun, ia tiba-tiba berkomentar, "You should marry him, before he's taken by somebody else.", di sinilah ilmu manajemen tertawa dan muka anti pangling harus benar-benar digunakan. Really, who is "him", anyway? What a random sentence on a random day!

Dan ya. Pasien psikiatri banyak yang bisa berbicara bahasa Inggris. 


RSJ Aceh, 28 Januari 2014

No comments:

Post a Comment